Kompilasi Cerita Yang Menyentuh Hati
Senin, 05 Agustus 2013
Jumat, 26 Juli 2013
MENGUBAH SETIAP GANGGUAN MENJADI PELUANG
Thn 1892 Toko Buah Yu mengangkut 50 keranjang nanas dari Laiyang ke Shanghai. Karena perjalanan yg jauh maka nanas² membusuk & dibuanglah nanas² itu.
Di seberang Toko Buah Yu ini ada toko kecil dihuni sepasang suami istri yg tdk memiliki sesuatu utk dimakan & segera memungut nanas yg dibuang itu.
Nanas dikupas, dipotong kecil² & dijualnya. Bisnis ini berjalan lancar. Suami istri ini membeli nanas busuk dari Toko Yu.
Krn sudah membusuk, Toko Yu dgn senang hati menjual murah. Nanas itu diproses menjadi kue dodol nanas & terjual laris. Dlm waktu singkat kue dodol nanas ini menjadi makanan khas daerah Tiongkok Selatan & sampai ke kerajaan.
Pemilik Toko Yu iri, akhirnya mereka tahu bahwa kue dodol nanas itu terbuat dari nanas busuk. Di malam harinya Yu menulis tiga aksara “Tian Zhi Dao” (Langit Tahu) lalu menempelnya di pintu toko kue dodol nanas.
Esok harinya suami istri itu melihat tulisan ini. Mereka terperanjat, tahu kalau ada orang yg ingin merusak bisnis mereka.
Sang suami tertawa & berucap, “kita kebetulan sedang berpikir mencari nama toko, hari ini ada orang yg menuliskan nama toko & mengirimnya ke depan pintu bagus sekali.
Kaisar juga pernah memakan kue dodol nanas tokoku, Kaisar adalah Putra Langit di masa ini, jadi sudah seharusnya kalau memakai nama ‘Tian Zhi Dao’. Oke, saya gunakan tiga aksara ini sebagai nama toko!” Akibatnya bisnis kue dodol nanas ini menjadi semakin melejit.
Yu menjadi berang. Kmdn Yu dgn liciknya melukis di dinding toko itu seekor kura² yg menyembunyikan kepala di dlm tempurung dgn disertai tulisan: “Tidak tahu malu” Keesokan harinya, melihat lukisan kura² ini, sepasang suami istri itu terdiam, namun sejenak kemudian berucap secara bersamaan, “Kita gunakan kura² sbg logo produk.
Kue dodol nanas dpt menyembuhkan batuk & memperpanjang usia. Kura² adalah hewan yg panjang usianya.” Sejak itu, logo kura² menjadi logo yg terkenal di Shanghai.
ORANG BIJAK ITU DAPAT MENGUBAH SETIAP GANGGUAN MENJADI PELUANG..
Selamat Siang.
Semoga ada manfaatnya.
Selasa, 23 Juli 2013
KISAH NYATA SUBHANALLAH BERANGKAT HAJI DIBAYARI MALAIKAT
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Aku menemukan kisah nyata ini di acaramanasik haji Surabaya timur tahun 2006. Sengaja nama tokoh tidak kusebut nama sebenarnya, begitupun nama bank dan alamatnya juga tidak ku sebut, dengan maksud hanya untuk pertimbangan etika semata.
Diacara yang dihelat di masjid itu, saat rehat ishoma (istirahat, sholat, makan) hari terakhir, seperti biasa selesai sholat, waktu makan siang, terjadi kelompok2 kecil ngobrol sesama jamaah calon haji. Mereka saling menceritakan persiapan masing2, dari hal logistik, persiapan phisik, obat2an dsb manjadi topik saling mengisi antar jamaah.
Di sudut halaman masjid, seorang bapak tengah baya, duduk menyendiri, disampingnya tergeletak dos jatah makan yang kelihatan belum di buka, botol air mineralpun terlihat masih utuh.
Matanya berkaca2, ketika kudatangi awalnya dia terkesan kurang suka, tetapi setelah aku memperkenalkan diri mangajaknya ngobrol, sedikit2 bapak berkulit agak hitam ini mau juga bicara.
Kami makan berdua dari jatah nasi kotak masing2 sambil ngobrol, bapak itu mulai memperkenalkan diri dan bercerita. “Nama Saya Udin pak, rumah saya Surabaya pinggiran timur daerah tambak2 sana, saya mbecak (pengemudi becak) .
Anak saya dua perempuan, dua2nya sudah kawin pak, satu di Kalimantan sudah punya anak satu, satunya lagi ikut mertuanya di Tulungagung bantu2 di toko sama suaminya. He he, gini2 saya ini sudah mbahkung lho ” (mbah kakung/kakek). Sampai disitu kalimatnya berhenti.
Dia meletakkan dos nasi yang baru idimakan separuh kemudian minum air langsung dari botol beberapa teguk, lalu terdiam, pandangan matanya menerawang jauh, entah apa yang dipikirkan. Lalu dengan pelan dia melanjutkan ceritanya. “Saya ini mau berangkat haji pak, tapi sungguh, . . . . . “, (kalimatnya terpotong, matanya ber-kaca2).
Lalu dengan suara yang masih serak pak Udin melanjutkan kalimatnya : ” . . . saya tidak tahu siapa yang membayar semua ongkos haji saya ini. Ini pak yang setiap hari saya pikir, bagaimana ini bisa begini, seperti ngimpi saja pak”.
“Awalnya kira2 setahun yang lalu, saya ngantar seorang penumpang bapak2 dari panjang jiwo menuju jalan jemursari (nama2 tempat di Surabaya), waktu itu menjelang mahgrib pak jadi sudah agak2 gelap gitu, dan waktu adzan mahgrib penumpang saya ngajak berhenti dulu untuk sholat besama jamaah lain di masjid kecil yang saya lewati. Tidak ada yang aneh pak, maksud saya penumpang saya itu ya biasa2 saja”.
Sambil becak jalan, ya saya ngobrol sama penumpang itu, terus bapak tadi tanya gini : ” seandainya sampean punya uang tiga puluh juta gitu, sampean mau beli apa pak ?”, karena saya pikir bapak itu bertanyanya iseng, saya maunya njawab iseng juga.
Tetapi ndak tau saya pikir ndak ada salahnya saya njawab yang beneran seperti kepinginan saya : ” he he, mungkin saya pakai berangkat haji saja pak, tapi apa ya bisa saya punya uang segitu pak, wong dari mbecak ini hanya bisa buat makan sama istri saja masih belum kenyang, he he”.
Terus penumpang itu bilang gini : “Allah maha kaya lo pak, kalau sampean sungguh2 tidak sulit Allah memberangkatkan sampean pergi haji, sampean pinginnya berangkat haji kapan to pak ?”.
Ya saya jawab : “Saya ndak tau pak, wong ndak punya biaya kok ngarang mau berangkat haji”.
Terus waktu becak lewat tempat photo copy, penumpang saya itu minta becak berhenti karena dia mau photo copy.
Tiba2 penumpang saya itu minta pinjam ktp saya, mau sekalian di poto copy, katanya dia mau membantu daftarkan saya untuk haji, ya saya tolak, saya bilang : ”saya ndak punya biaya pak, buat apa daftar2 haji segala”.
Tetapi bapak penumpang itu agak maksa, bilang gini : ” saya hanya membantu sampean ngurusnya saja pak, biar nanti kalau sampean sudah siap, lebih mudah berangkatnya”. Karena kelihatannya penumpang saya itu orangnya baik, ya saya kasih saja ktp saya untuk di photo copy bareng surat2 milik nya satu map gitu. Selesai photo copy, ktp dikembalikan, dan becak jalan lagi.
Sampai pertigaan jemursari, penumpang itu turun, membayar sepuluh ribu seperti nawarnya tadi, terus sudah turun dia pesan, katanya nanti kalau urusan hajinya sudah selesai, saya akan dikabari dirumah. Saya yang tidak paham apa2, makanya cuma njawab “iya pak, terima kasih”.
Ber-bulan2, dan saya sampek sudah ndak ingat lagi sama bapak tadi itu pak, mikir saja saya ndak apalagi ingat. He he. wong mbecak pak, jadi ndak ingat itu.
Terus datang surat panggilan dari kantor bank, isinya nyuruh saya datang, suruh bawa ktp. bawa ksk. Saya ya bingung to pak, apalagi istri saya malah takut, wong ndak pernah urusan sama bank, dikira saya punya utang atau apa, malah bingung semua pak.
Ya sudah, pas tanggal yang di surat panggilan itu, saya ajak istri saya ke kantor bank, sekalian dia ada keperluan mau ke keponakan yang kos tidak jauh dari kantor bank itu. Masuk kantor bank saya awalnya takut pak, didepan pintu ditanya satpam, keperluane apa, walah glagepan saya pak bingung mau njawab apa, terus surat panggilan saya tunjukkan, saya diberi nomer di suruh duduk nunggu panggilan, seperti antri di rumah sakit gitu pak, lama.
Di depan petugas bank sungguh pak saya hampir pingsan, waktu pegawai bank itu bilang, tabungan saya sudah cukup untuk berangkat haji, ya saya ngeyel ke pegawai bank, sayaini ndak pernah nabung untuk haji, tapi pegawai bank menunjukkan buku tabungan haji ada tulisannya “tiga puluh lima juta rupiah”.
Subhanalah pak, saya dan istri tangis2an saking bingung entah senang saya ndak tahu. Waktu saya tanya uang tabungan dari siapa, kata pegawai bank itu orang yang ngisi tabungan berpesan agar tidak berikan namanya ke saya, alamatnya juga, pegawai bank ndak mau ngasih tahu, karena pesen nya begitu, katanya.
Terus saya sama pegawai bank disuruh ke KBIH di nginden, ituloh tempat ngajari orang yang mau haji, yang katanya juga sudah dibayari untuk memberikan bimbingan haji untuk saya. Saya ikut manasik disini tadi juga
diantar pak Bukori orang bimbingan haji itu.
Ya, karena itu lo pak, tiap hari saya mikir, lalu orang yang mbayari saya untuk pergi haji ini sebenernya siapa, dia itu orang biasa atau jangan2 malaikat ya. Tiap selesai sholat saya selalu sujud syukur dan mendoakan “malaikat” saya itu agar diberi rejeki yang banyak biar dia bisa mbayari orang lain lagi berangkat haji, pak”.
Sampai disitu cerita pak Udin harus berhenti, karena dipanggil masuk ke ruangan masjid lagi untuk melanjutkan acara manasik haji hari terakhir itu. Sejak itu aku belum pernah bertemu lagi dengan pak Udin yang berangkat
di gelombang kedua jamaah calon haji embarkasi Surabaya. Aku hanya bisa berharap semoga pak Udin jadi haji mabrur.
Subhanallah, Allah telah menunjukkan bahwa Dia Maha Kuasa atas makhluk ciptaanNya, semua ada dalam genggaman NYA, bila Allah berkehendak tidak satupun yang bisa menghalangi Nya.
Logika manusia tidak berlaku bagi ALLAH. Aku bersyukur Allah mempertemukan ku dengan pak Udin untuk memberitakan tentang kebesaran Allah. Pengalaman ini sampai kapanpun akan kuingat, dan aku memohon : ”kabulkan do’a pak Udin , untuk “malaikat” nya, ya Allah”.
Semoga ada manfaat, minimal untuk penulis sendiri.
SUMBER: lifestyle kompasiana com/catatan/2011/09/16/berangkat-haji-d
ibayari-malaikat-392528 .html
Senin, 22 Juli 2013
KEPINTARAN SI BODOH
Suatu ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak berusia 10 tahunan
berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka.
Tukang cukur berkata, "Itu Benu, dia anak paling bodoh yang pernah saya kenal" "Masak, apa iya?" jawab pengusaha. Lalu tukang cukur memanggil si Benu, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp.2.000 dan koin Rp.1.000, lalu menyuruh Benu memilih, "Benu, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo ambil!" Benu melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp.2.000 dan Rp.1.000, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp.1.000.
Tukang cukur dengan perasaan bangga lalu melirik dan berbalik kepada sang pengusaha dan berkata, "Benar kan yang saya katakan tadi, Benu itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui.
Sudah tak terhitung berapa kali saya ngetes dia seperti itu tadi dan dia selalu mengambil uang logam yang nilainya lebih kecil." Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Benu.
Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Benu dan bertanya, "Benu, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp.2.000 dan Rp.1.000, saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp.1.000, kenapa tak ambil yang Rp.2.000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp.1.000?" Benu pun tertawa kecil berkata, "Saya tidak akan dapat lagi Rp.1.000 setiap hari, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang seribu.
Kalau saya ambil yang Rp.2.000, berarti permainannya selesai dan kapan lagi saya dapat uang jajan gratis setiap hari..."
# Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya TUHAN yang mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain. Di atas langit masih ada langit yang lain.
Semoga kita terhindar dari sifat sombong dan suka meremehkan orang lain.
Minggu, 21 Juli 2013
HATI-HATI PENISBATAN NAMA
Banyak wanita muslimah setelah menikah, lalu menisbatkan namanya dengan nama suaminya, misalkan: Maryani menikah dgn Amiruddin, kemudian ia memakai nama suaminya sehingga namanya menjadi Maryani Amiruddin.
Bagaimana hukum Islam mengenai perihal penamaan ini? Dalam ajaran Islam, Hukum Penamaan adalah hal yang penting. Setiap pria ataupun perempuan hanya diperbolehkan menambahkan “NAMA AYAHnya” di belakang nama dirinya dan mengHARAMkan menambahkan nama lelaki lain selain ayahnya di belakang namanya, meskipun nama tersebut adalah nama suaminya.
Karena dlm Islam. Nama lelaki di belakang nama seseorang berarti keturunan atau anak dari lelaki tersebut. Sehingga, tempat tersebut hanya boleh untuk tempat nama ayah kandungnya sebagai penghormatan anak terhadap orang tua kandungnya.
Berbeda dgn budaya barat, seperti istrinya Bill Clinton: Hillary Clinton yang nama aslinya Hillary Diane Rodham; istrinya Barrack Obama: Michelle Obama yang nama aslinya Michelle
LaVaughn Robinson, DLL.
Hadist mengenai perihal penamaan ini sangat SHAHIH. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yg mengaku sebagai anak kepada selain bapaknya atau menisbatkan dirinya kpd yg bukan walinya, maka baginya laknat ALLAH, malaikat, dan segenap manusia. Pada hari Kiamat nanti, ALLAH tidak akan menerima darinya ibadah yang wajib maupun yang sunnah” (HR. Muslim dlm al-Hajj (3327) dan Tirmidzi)
Semoga bermanfaat untuk kita semua.
MENGAPA RIDHO SUAMI ITU SYURGA BAGI PARA ISTRI ??
MENGAPA RIDHO SUAMI ITU SYURGA BAGI PARA ISTRI ??
1.) Suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.
2.) Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.
3.) Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi Allah, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi Allah.
4.) Suami berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri. Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi. padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar. namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri.
5.) Suami berusaha memahami bahasa diammu, bahasa tangisanmu sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.
6.) Bila engkau melakukan maksiat, maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri.
Semoga bermanfaat.